Sholat Dhuha adalah salah satu sholat sunnah yang sangat dianjurkan dalam Islam dan memiliki keutamaan luar biasa. Dikerjakan di waktu pagi setelah matahari terbit, sholat ini menjadi amalan favorit para ulama dan orang-orang saleh sebagai pembuka rezeki dan penjaga semangat sepanjang hari. Dalam artikel ini, Kumpulan Doa menyajikan panduan lengkap cara sholat Dhuha yang benar — mulai dari niat, tata cara gerakan, bacaan Arab lengkap beserta latin dan artinya, hingga doa setelah sholat Dhuha.
Pengertian Sholat Dhuha
Sholat Dhuha (صلاة الضحى) adalah sholat sunnah yang dikerjakan pada waktu dhuha, yaitu ketika matahari mulai naik (sekitar 15–20 menit setelah terbit) hingga sesaat sebelum masuk waktu Zuhur. Kata dhuha dalam bahasa Arab berarti "waktu matahari bersinar terang di pagi hari."
Sholat ini termasuk sholat sunnah muakkadah (yang sangat dianjurkan) berdasarkan berbagai hadits shahih Nabi Muhammad SAW. Ia menjadi salah satu bentuk syukur atas nikmat setiap sendi tubuh yang Allah berikan kepada kita setiap harinya.
"Setiap ruas tulang dari kalian wajib bersedekah setiap harinya. Setiap tasbih adalah sedekah, setiap tahmid adalah sedekah... dan dua rakaat Dhuha mencukupi semua itu."
(HR. Muslim No. 720)
Keutamaan Sholat Dhuha
Para ulama menyebutkan beragam keutamaan sholat Dhuha berdasarkan dalil Al-Qur'an dan hadits, di antaranya:
- ✅ Membuka pintu rezeki — Allah SWT memperluas rezeki bagi hamba yang istiqamah sholat Dhuha
- ✅ Dibangunkan istana di surga — bagi yang sholat Dhuha 4 rakaat setiap hari
- ✅ Sebagai pengganti sedekah atas 360 sendi tubuh manusia
- ✅ Dicatat sebagai haji dan umrah sempurna bagi yang sholat Subuh berjamaah lalu berdzikir hingga matahari naik kemudian sholat Dhuha 2 rakaat
- ✅ Memperkuat keimanan dan ketenangan hati di sepanjang hari
"Barangsiapa yang menjaga sholat Dhuha, dosanya akan diampuni walaupun sebanyak buih di lautan."
(HR. Tirmidzi No. 473, Ibnu Majah)
Waktu Pelaksanaan Sholat Dhuha
Waktu sholat Dhuha memiliki awal dan akhir yang perlu diperhatikan agar sholat sah dan bernilai sempurna.
| Waktu | Keterangan |
|---|---|
| Awal waktu | Setelah matahari naik setinggi satu tombak (±15–20 menit setelah matahari terbit) |
| Waktu utama | Ketika matahari tepat di seperempat siang (sekitar pukul 08.00–10.00) |
| Akhir waktu | Sebelum matahari berada di atas kepala (sebelum masuk waktu Zuhur) |
| Waktu terlarang | Tepat saat matahari di puncak (istiwa') — haram sholat apapun |
Jumlah Rakaat Sholat Dhuha
Sholat Dhuha dikerjakan minimal 2 rakaat dan maksimal 12 rakaat, dilakukan dengan setiap 2 rakaat diakhiri satu salam.
| Jumlah Rakaat | Keterangan |
|---|---|
| 2 rakaat | Minimal — paling sering diamalkan |
| 4 rakaat | Dianjurkan — mendapat pahala istana di surga |
| 6 rakaat | Sering dilakukan Rasulullah SAW |
| 8 rakaat | Paling banyak dilakukan Nabi saat Fathu Makkah |
| 12 rakaat | Batas maksimal yang disebutkan dalam hadits |
Niat Sholat Dhuha
Niat adalah amalan hati, namun boleh dilafazkan untuk memantapkan hati. Niat diucapkan sebelum takbiratul ihram.
Niat Sholat Dhuha 2 Rakaat
Ushallî sunnatadh dhuhâ rak'ataini lillâhi ta'âlâ.
Niat Sholat Dhuha 4 Rakaat
Ushallî sunnatadh dhuhâ arba'a raka'âtin lillâhi ta'âlâ.
Tata Cara Sholat Dhuha yang Benar (Langkah demi Langkah)
Berikut adalah tata cara sholat Dhuha yang benar sesuai tuntunan Rasulullah SAW, beserta bacaan Arab lengkap, latin, dan artinya.
1 Takbiratul Ihram
Berdiri tegak menghadap kiblat, angkat kedua tangan sejajar telinga/bahu, lalu ucapkan:
Allâhu Akbar
2 Doa Iftitah
Setelah takbiratul ihram, baca doa iftitah (sunnah):
Allâhumma bâ'id baynî wa bayna khatâyâya kamâ bâ'adta baynal masyriqi wal maghrib. Allâhumma naqqinî min khatâyâya kamâ yunaqqats tsaubul abyadhu minad danas. Allâhummaghsilnî min khatâyâya bil mâ'i wats tsalji wal barad.
3 Membaca Surah Al-Fatihah
Bismillâhir rahmânir rahîm. Alhamdulillâhi rabbil 'âlamîn. Ar-rahmânir rahîm. Mâliki yawmid dîn. Iyyâka na'budu wa iyyâka nasta'în. Ihdinash shirâthal mustaqîm. Shirâthal ladzîna an'amta 'alayhim ghayril maghdûbi 'alayhim wa ladh dhâllîn.
4 Rukuk
Membungkuk dengan punggung sejajar, tangan memegang lutut, membaca:
Subhâna rabbiyal 'azhîmi wa bihamdih. (dibaca 3 kali)
5 I'tidal (Bangkit dari Rukuk)
Sami'allâhu liman hamidah.
Setelah berdiri tegak, lanjutkan membaca:
Rabbanâ wa lakal hamdu hamdan katsîran thayyiban mubârakan fîh.
6 Sujud Pertama
Bersujud dengan tujuh anggota badan menyentuh lantai, membaca:
Subhâna rabbiyal a'lâ wa bihamdih. (dibaca 3 kali)
7 Duduk di Antara Dua Sujud
Rabbighfirlî warhamni wajburnî warfa'nî warzuqnî wahdinî wa 'âfinî wa'fu 'annî.
8 Sujud Kedua
Sama dengan sujud pertama, membaca:
Subhâna rabbiyal a'lâ wa bihamdih. (dibaca 3 kali)
Setelah sujud kedua, berdiri untuk rakaat kedua dan ulangi dari langkah membaca Al-Fatihah dan surat.
9 Tasyahhud Akhir
At-tahiyyâtul mubârakâtush shalawâtuth thayyibâtu lillâh. Assalâmu 'alayka ayyuhan nabiyyu wa rahmatullâhi wa barakâtuh. Assalâmu 'alaynâ wa 'alâ 'ibâdillâhish shâlihîn. Asyhadu an lâ ilâha illallâhu wa asyhadu anna Muhammadan rasûlullâh. Allâhumma shalli 'alâ Muhammad wa 'alâ âli Muhammad, kamâ shallayta 'alâ Ibrâhîm wa 'alâ âli Ibrâhîm. Wa bârik 'alâ Muhammad wa 'alâ âli Muhammad, kamâ bârakta 'alâ Ibrâhîm wa 'alâ âli Ibrâhîm fil 'âlamîn. Innaka hamîdun majîd.
10 Salam
Menoleh ke kanan kemudian ke kiri sambil membaca:
Assalâmu 'alaikum wa rahmatullâhi wa barakâtuh.
Doa Setelah Sholat Dhuha
Setelah menyelesaikan sholat Dhuha, sangat dianjurkan untuk langsung membaca doa khusus sholat Dhuha. Doa ini mengandung permohonan rezeki yang luas, pengampunan dosa, dan ketundukan total kepada Allah SWT.
Allâhumma innadh dhuhâ'a dhuhâ'uk, wal bahâ'a bahâ'uk, wal jamâla jamâluk, wal quwwata quwwatuk, wal qudrata qudratuk, wal 'ishmata 'ishmatuk. Allâhumma in kâna rizqî fis samâ'i fa anzilhu, wa in kâna fil ardhi fa akhrijah, wa in kâna mu'assaran fa yassirhu, wa in kâna harâman fa thahhirhu, wa in kâna ba'îdan fa qarribhu, bi haqqi dhuhâ'ika wa bahâ'ika wa jamâlika wa quwwatika wa qudratika, âtinî mâ âtayta 'ibâdakash shâlihîn.
FAQ: Pertanyaan Umum Seputar Sholat Dhuha
❓ Apakah sholat Dhuha harus dikerjakan di masjid?
Tidak. Sholat Dhuha boleh dikerjakan di mana saja — di rumah, kantor, maupun masjid — asalkan tempatnya suci dan menghadap kiblat. Bahkan, sholat sunnah di rumah lebih utama menurut sebagian ulama.
❓ Bolehkah sholat Dhuha dikerjakan setiap hari?
Sangat boleh dan dianjurkan untuk dikerjakan secara rutin setiap hari. Aisyah RA menyebutkan bahwa Rasulullah SAW mengerjakan sholat Dhuha 4 rakaat dan menambah sesukanya.
❓ Apakah ada sholat Dhuha berjamaah?
Sholat Dhuha pada dasarnya dikerjakan secara munfarid (sendiri). Namun, boleh berjamaah sesekali selama tidak dijadikan kebiasaan tetap yang wajib.
❓ Apa bedanya sholat Dhuha dan sholat Awwabin?
Sholat Awwabin adalah nama lain untuk sholat Dhuha, merujuk kepada orang-orang yang kembali kepada Allah (awwabin = orang yang bertaubat) di waktu pagi. Keduanya adalah ibadah yang sama.
❓ Apa bacaan setelah sholat Dhuha sebelum doa?
Sebelum membaca doa Dhuha, dianjurkan membaca istighfar 3 kali, kemudian tasbih, tahmid, dan takbir masing-masing 33 kali, lalu membaca doa Dhuha yang lengkap.
📚 Artikel Terkait di Kumpulan Doa
Penutup
Demikian panduan lengkap cara sholat Dhuha yang benar beserta niat, tata cara langkah demi langkah, bacaan Arab lengkap dengan latin dan artinya, serta doa setelah sholat Dhuha. Semoga kita semua diberikan kemudahan untuk istiqamah mengerjakan sholat Dhuha setiap hari dan merasakan sendiri keberkahan serta kemudahan rezeki yang dijanjikan Allah SWT.
Jika artikel ini bermanfaat, bagikan kepada keluarga dan sahabat agar semakin banyak umat Islam yang mengenal dan mengamalkan sholat sunnah yang mulia ini. Baca juga koleksi doa-doa lengkap lainnya di Kumpulan Doa.
0 Response to "Cara Sholat Dhuha yang Benar Beserta Niat, Tata Cara Lengkap & Doa (Arab, Latin, Arti)"
Posting Komentar