Kesalahan Setelah Sholat yang Sering Dilakukan (Nomor 3 Paling Banyak!)

Kesalahan Setelah Sholat yang Sering Dilakukan (Nomor 3 Paling Banyak!) | Kumpulan Doa
kesalahan setelah sholat
Sholat adalah ibadah terpenting dalam Islam — tiang agama yang menjadi pembeda antara seorang Muslim dan non-Muslim. Namun, tahukah kamu bahwa banyak di antara kita yang melakukan kesalahan tepat setelah sholat selesai? Bukan saat sholat, melainkan justru di momen paling berharga setelah salam diucapkan. Artikel ini akan membahas 7 kesalahan terbesar setelah sholat yang sering dilakukan umat Muslim — lengkap dengan dalil hadits shahih dan cara memperbaikinya.
⚠️ Perhatian Penting: Rasulullah SAW bersabda bahwa waktu setelah sholat adalah salah satu waktu paling mustajab untuk berdoa dan berdzikir. Melewatkannya adalah kerugian besar yang tidak bisa tergantikan.
Sholat wajib dalam sehari semalam
7
Kesalahan paling umum setelah sholat
27×
Keutamaan sholat berjamaah vs sendirian

Mengapa Waktu Setelah Sholat Itu Sangat Penting?

Dalam Islam, setiap ibadah memiliki adab dan tata cara yang sempurna — termasuk apa yang dilakukan setelah sholat selesai. Para ulama menjelaskan bahwa waktu tepat setelah sholat adalah momen di mana seorang hamba masih berada dalam keadaan paling suci dan dekat dengan Allah SWT. Hati masih khusyuk, anggota badan masih dalam posisi ibadah, dan pintu langit seolah terbuka lebar untuk menerima doa dan dzikir.

Rasulullah SAW bersabda dalam hadits yang diriwayatkan Imam Ahmad:

أَقْرَبُ مَا يَكُوْنُ الْعَبْدُ مِنْ رَبِّهِ وَهُوَ سَاجِدٌ فَأَكْثِرُوا الدُّعَاءَ
Aqrabu mā yakūnul 'abdu min rabbihi wa huwa sājidun fa akṡirudddu'ā
Artinya: "Saat seorang hamba paling dekat dengan Tuhannya adalah ketika ia sedang sujud, maka perbanyaklah doa." (HR. Muslim No. 482)

Momen setelah sholat adalah kelanjutan langsung dari kedekatan itu. Sayangnya, banyak Muslim yang justru mengabaikan waktu berharga ini dengan melakukan berbagai kesalahan — baik karena tidak tahu, terlupa, atau terbawa kebiasaan buruk. Mari kita bahas satu per satu.

✦ ✦ ✦

7 Kesalahan Setelah Sholat yang Sering Dilakukan

1
Langsung Berdiri dan Beranjak Pergi Setelah Salam

Ini adalah kesalahan pertama dan paling mendasar. Banyak orang, begitu mengucapkan salam kanan dan kiri, langsung berdiri, melipat sajadah, dan pergi begitu saja — seolah-olah sholat hanyalah ritual yang harus segera diselesaikan lalu dilupakan.

Padahal, Rasulullah SAW tidak pernah langsung beranjak setelah salam. Beliau selalu duduk sejenak untuk berdzikir, membaca istighfar, dan berdoa. Kebiasaan ini diabadikan dalam banyak hadits shahih, di antaranya:

HR. Muslim No. 591
كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا انْصَرَفَ مِنْ صَلَاتِهِ اسْتَغْفَرَ ثَلَاثًا وَقَالَ: اللَّهُمَّ أَنْتَ السَّلَامُ وَمِنْكَ السَّلَامُ تَبَارَكْتَ يَا ذَا الْجَلَالِ وَالْإِكْرَامِ
Kāna Rasūlullāhi ṣallallāhu 'alaihi wa sallam idzā 'anṣarafa min ṣalātihi istaghfara ṡalāṡan wa qāl: Allāhumma antas-salāmu wa minkas-salāmu tabārakta yā żal-jalāli wal-ikrām
Artinya: "Apabila Rasulullah SAW selesai dari sholatnya, beliau beristighfar tiga kali lalu mengucapkan: 'Ya Allah, Engkau adalah As-Salam dan dari-Mu keselamatan. Maha Berkah Engkau wahai Dzat Pemilik Keagungan dan Kemuliaan.'" (HR. Muslim No. 591)
✅ Solusi Biasakan duduk setidaknya 5–7 menit setelah salam untuk berdzikir dan berdoa. Jadikan ini sebagai rutinitas yang tidak bisa diganggu gugat, seperti halnya sholat itu sendiri.
2
Tidak Membaca Dzikir Sesuai Sunnah — Menggantinya dengan Dzikir Lain

Sebagian Muslim memang berdzikir setelah sholat, namun tidak menggunakan bacaan yang sesuai dengan sunnah Rasulullah SAW. Ada yang hanya membaca sholawat berkali-kali, ada yang membaca doa-doa yang tidak ada tuntunannya, atau bahkan membaca dzikir dengan cara yang tidak benar.

Padahal, Rasulullah SAW secara spesifik mengajarkan bacaan-bacaan tertentu. Beliau bersabda dalam hadits yang diriwayatkan Imam Muslim:

HR. Muslim No. 597
مَنْ سَبَّحَ اللَّهَ فِي دُبُرِ كُلِّ صَلَاةٍ ثَلَاثًا وَثَلَاثِينَ وَحَمِدَ اللَّهَ ثَلَاثًا وَثَلَاثِينَ وَكَبَّرَ اللَّهَ ثَلَاثًا وَثَلَاثِينَ
Man sabbaḥallāha fī duburi kulli ṣalātin ṡalāṡan wa ṡalāṡīna wa ḥamidallāha ṡalāṡan wa ṡalāṡīna wa kabbarallāha ṡalāṡan wa ṡalāṡīna
Artinya: "Barangsiapa bertasbih kepada Allah setiap selesai sholat tiga puluh tiga kali, bertahmid tiga puluh tiga kali, dan bertakbir tiga puluh tiga kali..." (HR. Muslim No. 597 — dilanjutkan dengan La ilaha illallah)

Tiga bacaan inti yang wajib diketahui:

سُبْحَانَ اللّٰهِ ﴿٣٣×﴾
Subḥānallāh (33×)
Artinya: "Maha Suci Allah" — dibaca 33 kali
اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ ﴿٣٣×﴾
Alḥamdulillāh (33×)
Artinya: "Segala puji bagi Allah" — dibaca 33 kali
اَللّٰهُ أَكْبَرُ ﴿٣٣×﴾
Allāhu Akbar (33×)
Artinya: "Allah Maha Besar" — dibaca 33 kali
✅ Solusi Pelajari dan hafalkan dzikir-dzikir yang shahih dari sunnah Rasulullah SAW. Jangan asal berdzikir — pastikan bersumber dari hadits yang sahih. Lihat panduan lengkapnya di link artikel terkait di bawah.
3
Tidak Membaca Ayat Kursi Setelah Sholat 🔥 Terbanyak!

Inilah kesalahan nomor 3 yang hampir semua orang melakukannya. Membaca Ayat Kursi setelah sholat fardhu adalah salah satu amalan yang memiliki keutamaan paling dahsyat dalam Islam — namun sayangnya paling sering diabaikan.

Rasulullah SAW menyebutkan keutamaan yang luar biasa bagi siapa saja yang rutin membaca Ayat Kursi setelah setiap sholat wajib. Hadits ini diriwayatkan oleh An-Nasa'i dan dishahihkan oleh Ibnu Hibban:

HR. An-Nasa'i — Shahih (Ibnu Hibban)
مَنْ قَرَأَ آيَةَ الْكُرْسِيِّ فِي دُبُرِ كُلِّ صَلَاةٍ مَكْتُوبَةٍ لَمْ يَمْنَعْهُ مِنْ دُخُولِ الْجَنَّةِ إِلَّا أَنْ يَمُوتَ
Man qara'a āyatal kursiyyi fī duburi kulli ṣalātin maktūbatin lam yamna'hu min dukhūlil jannati illā an yamūt
Artinya: "Barangsiapa membaca Ayat Kursi setelah setiap sholat wajib, maka tidak ada yang menghalanginya masuk surga kecuali kematian (yaitu ia pasti masuk surga ketika ia meninggal)." (HR. An-Nasa'i dalam Amal Al-Yaum wal Lailah, dishahihkan Ibnu Hibban)

Bayangkan: cukup satu ayat pendek setelah setiap sholat, dan kita mendapat jaminan surga dari Rasulullah SAW! Namun ironinya, kebanyakan orang justru melewati momen ini begitu saja. Inilah mengapa kesalahan nomor 3 ini adalah yang paling banyak dan paling disayangkan.

Berikut adalah Ayat Kursi (QS. Al-Baqarah: 255) yang wajib dibaca setelah setiap sholat fardhu:

اَللّٰهُ لَآ اِلٰهَ اِلَّا هُوَ ۚ اَلْحَيُّ الْقَيُّوْمُ ۚ لَا تَأْخُذُهُ سِنَةٌ وَّلَا نَوْمٌ ۗ لَهُ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَمَا فِى الْاَرْضِ ۗ مَنْ ذَا الَّذِيْ يَشْفَعُ عِنْدَهُ اِلَّا بِاِذْنِهِ ۗ يَعْلَمُ مَا بَيْنَ اَيْدِيْهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ ۗ وَلَا يُحِيْطُوْنَ بِشَيْءٍ مِّنْ عِلْمِهِ اِلَّا بِمَا شَاۤءَ ۚ وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضَ ۚ وَلَا يَـُٔوْدُهُ حِفْظُهُمَا ۚ وَهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيْمُ
Allāhu lā ilāha illā huw, al-ḥayyul qayyūm, lā ta'khudzuhū sinatun wa lā nawm, lahū mā fis-samāwāti wa mā fil-arḍ, man dżalladzī yasyfa'u 'indahū illā bi'idznih, ya'lamu mā baina aidīhim wa mā khalfahum, wa lā yuḥīṭūna bisyai'im min 'ilmihī illā bimā syā', wasi'a kursiyyuhus-samāwāti wal-arḍ, wa lā ya'ūduhū ḥifẓuhumā, wa huwal-'aliyyul-'aẓīm
Artinya: "Allah, tidak ada tuhan selain Dia. Yang Mahahidup, yang terus menerus mengurus makhluk-Nya, tidak mengantuk dan tidak tidur. Milik-Nya apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Tidak ada yang dapat memberi syafaat di sisi-Nya tanpa izin-Nya. Dia mengetahui apa yang di hadapan mereka dan apa yang di belakang mereka. Mereka tidak mengetahui sesuatu apapun dari ilmu-Nya melainkan apa yang Dia kehendaki. Kursi-Nya meliputi langit dan bumi. Dan Dia tidak merasa berat memelihara keduanya. Dia Mahatinggi, Mahabesar." (QS. Al-Baqarah: 255)
✅ Solusi Hafalkan Ayat Kursi sekarang juga jika belum hafal. Bacalah setiap selesai sholat fardhu sebelum membaca dzikir lainnya. Ini adalah investasi akhirat paling mudah dan paling besar pahalanya.
4
Terburu-buru Saat Berdoa — Tidak Khusyuk

Sebagian orang memang masih berdoa setelah sholat, namun dilakukan dengan sangat terburu-buru seolah doa adalah formalitas semata. Bibir bergerak cepat membaca hafalan, namun hati dan pikiran sudah jauh mengembara ke urusan dunia.

Rasulullah SAW memperingatkan kondisi ini. Beliau bersabda dalam hadits yang diriwayatkan Abu Dawud:

HR. Abu Dawud No. 1480 — Hasan Shahih
لَا يُسْتَجَابُ لِأَحَدِكُمْ مَا لَمْ يَدْعُ بِجِدٍّ وَيَقِيْنٍ
Lā yustajābu li'aḥadikum mā lam yad'u bijiddin wa yaqīn
Artinya: "Doa salah seorang di antara kalian tidak akan dikabulkan selama ia tidak berdoa dengan sungguh-sungguh dan keyakinan (bahwa doanya akan dikabulkan)." (HR. Abu Dawud No. 1480)
✅ Solusi Saat berdoa, hadirkan hati dan pikiran sepenuhnya. Pahami makna setiap doa yang diucapkan. Berdoalah dengan penuh keyakinan bahwa Allah SWT pasti mendengar dan akan mengabulkan doa kita.
5
Langsung Bermain Ponsel Setelah Salam

Di era digital ini, kesalahan nomor 5 menjadi semakin umum. Begitu salam terucap, tangan sudah refleks meraih ponsel — mengecek notifikasi WhatsApp, membuka Instagram, atau scrolling media sosial. Ini adalah salah satu jebakan zaman yang paling berbahaya bagi kualitas ibadah.

Rasulullah SAW mengajarkan bahwa sholat bukan hanya soal gerakan fisik, tetapi tentang menjaga kesinambungan koneksi dengan Allah. Langsung bermain ponsel setelah sholat memutus koneksi itu secara instan dan brutal.

Allah SWT berfirman dalam Surah Al-Munafiqun ayat 9:

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا لَا تُلْهِكُمْ اَمْوَالُكُمْ وَلَآ اَوْلَادُكُمْ عَنْ ذِكْرِ اللّٰهِ ۚ وَمَنْ يَّفْعَلْ ذٰلِكَ فَاُولٰۤىِٕكَ هُمُ الْخٰسِرُوْنَ
Yā ayyuhallażīna āmanū lā tulhikum amwālukum wa lā awlādukum 'an żikrillāh, wa man yaf'al żālika fa'ulā'ika humul khāsirūn
Artinya: "Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah harta bendamu dan anak-anakmu melalaikan kamu dari mengingat Allah. Dan barangsiapa berbuat demikian, maka mereka itulah orang-orang yang rugi." (QS. Al-Munafiqun: 9)
✅ Solusi Letakkan ponsel jauh dari jangkauan saat sholat. Selesaikan dulu seluruh dzikir dan doa setelah sholat, baru kemudian boleh menggunakan ponsel. Jadikan aturan ini sebagai benteng diri dari lalai.
6
Meninggalkan Sholat Sunnah Rawatib Setelah Sholat Fardhu

Sholat sunnah rawatib adalah sholat sunnah yang mengiringi sholat fardhu — baik sebelum (qabliyah) maupun setelah (ba'diyah). Meninggalkan sholat sunnah ini secara terus-menerus adalah kesalahan besar yang merugikan diri sendiri.

Rasulullah SAW bersabda tentang keutamaan sholat sunnah rawatib dalam hadits yang diriwayatkan Imam Muslim:

HR. Muslim No. 728
مَا مِنْ عَبْدٍ مُسْلِمٍ يُصَلِّي لِلَّهِ كُلَّ يَوْمٍ ثِنْتَيْ عَشْرَةَ رَكْعَةً تَطَوُّعًا غَيْرَ فَرِيضَةٍ إِلَّا بَنَى اللَّهُ لَهُ بَيْتًا فِي الْجَنَّةِ
Mā min 'abdin muslimin yuṣallī lillāhi kulla yaumin iṡnata 'asyrata rak'atan taṭawwu'an ghaira farīḍatin illā banallāhu lahu baitan fil jannah
Artinya: "Tidaklah seorang Muslim yang sholat karena Allah setiap hari dua belas rakaat sholat sunnah selain sholat fardhu, melainkan Allah akan membangunkan baginya sebuah rumah di surga." (HR. Muslim No. 728)

Dua belas rakaat sunnah rawatib tersebut adalah: 2 rakaat sebelum Subuh, 4 rakaat sebelum Dzuhur, 2 rakaat sesudah Dzuhur, 2 rakaat sesudah Maghrib, dan 2 rakaat sesudah Isya.

✅ Solusi Mulailah dengan sunnah rawatib yang paling utama: 2 rakaat sebelum Subuh (tidak boleh ditinggalkan) dan 2 rakaat sesudah Maghrib. Tingkatkan secara bertahap hingga bisa mengerjakan seluruh 12 rakaat setiap harinya.
7
Berbicara Urusan Duniawi Sebelum Dzikir Selesai

Kesalahan terakhir namun tidak kalah penting: banyak orang yang memotong dzikir di tengah-tengah karena tiba-tiba berbicara urusan dunia kepada orang di sebelahnya, atau menjawab panggilan yang tidak mendesak. Ini memecah konsentrasi dan mengurangi kualitas dzikir secara drastis.

Allah SWT dalam Surah Al-A'raf ayat 205 berfirman tentang cara berdzikir yang benar:

وَاذْكُرْ رَّبَّكَ فِيْ نَفْسِكَ تَضَرُّعًا وَّخِيْفَةً وَّدُوْنَ الْجَهْرِ مِنَ الْقَوْلِ بِالْغُدُوِّ وَالْاٰصَالِ وَلَا تَكُنْ مِّنَ الْغٰفِلِيْنَ
Wadzkur rabbaka fī nafsika taḍarru'an wa khīfatan wa dūna al-jahri minal-qawli bil-ghuduwwi wal-āṣāli wa lā takun minal-ghāfilīn
Artinya: "Dan sebutlah (nama) Tuhanmu dalam hatimu dengan merendahkan diri dan rasa takut, dan dengan tidak mengeraskan suara, di waktu pagi dan petang, dan janganlah kamu termasuk orang-orang yang lalai." (QS. Al-A'raf: 205)
✅ Solusi Selesaikan dahulu seluruh rangkaian dzikir dan doa setelah sholat sebelum berbicara hal lain. Jika ada keperluan mendesak yang benar-benar tidak bisa ditunda, boleh diselesaikan dulu lalu kembali melanjutkan dzikir.
✦ ✦ ✦

Cara Memperbaiki Kebiasaan Setelah Sholat

Mengetahui kesalahan saja tidak cukup — yang terpenting adalah mengambil langkah nyata untuk memperbaikinya. Berikut adalah panduan praktis yang bisa langsung diterapkan mulai dari sholat berikutnya:

1. Susun Urutan Dzikir yang Baku

Buat catatan kecil atau simpan screenshot urutan dzikir setelah sholat yang sesuai sunnah. Letakkan di dekat sajadah sehingga mudah dilihat. Lakukan berulang hingga hafal dan menjadi kebiasaan otomatis.

2. Alokasikan Waktu Khusus Setelah Sholat

Anggaplah 5–10 menit setelah sholat sebagai "waktu yang sudah terpesan" untuk Allah. Tidak boleh diganggu oleh apapun kecuali keadaan darurat. Disiplin ini akan mengubah kualitas sholat dan dzikir secara signifikan.

3. Mulai dari Yang Paling Penting

Jika merasa berat melakukan semua dzikir sekaligus, mulailah dari yang terpenting terlebih dahulu: istighfar 3x → Ayat Kursi → Tasbih 33x, Tahmid 33x, Takbir 33x → Lailahaillallah. Setelah terbiasa, tambahkan dzikir-dzikir lainnya sedikit demi sedikit.

4. Ajak Keluarga dan Lingkungan Sekitar

Perubahan kebiasaan lebih mudah dilakukan ketika ada dukungan dari lingkungan. Ajak pasangan, anak-anak, atau teman-teman untuk sama-sama memperbaiki kebiasaan setelah sholat. Saling mengingatkan adalah bagian dari dakwah yang mulia.

5. Gunakan Panduan Dzikir yang Shahih

Pastikan sumber dzikir yang digunakan bersumber dari hadits-hadits yang sahih dan terpercaya. Untuk panduan lengkap bacaan dzikir setelah sholat yang sesuai sunnah, kunjungi artikel berikut:

FAQ: Pertanyaan Seputar Kesalahan Setelah Sholat

Apakah sah sholat seseorang jika langsung pergi setelah salam?
Sholat tetap sah, karena dzikir setelah sholat bukanlah rukun atau syarat sah sholat. Namun orang tersebut kehilangan pahala besar dari dzikir yang seharusnya ia kerjakan. Ibarat membeli tiket konser mahal lalu pulang sebelum pertunjukan dimulai.
Apakah kesalahan-kesalahan ini membatalkan sholat?
Tidak, semua kesalahan yang disebutkan tidak membatalkan sholat. Sholat tetap diterima sebagai kewajiban yang telah ditunaikan. Namun, kualitas dan pahala sholat serta kesempatan beramal setelah sholat menjadi sangat berkurang.
Apa kesalahan paling umum setelah sholat?
Berdasarkan pengamatan dan pembahasan para ulama, kesalahan nomor 3 (tidak membaca Ayat Kursi) adalah yang paling banyak dilakukan, padahal keutamaannya sangat besar. Disusul kesalahan nomor 1 (langsung beranjak pergi) dan nomor 5 (langsung bermain ponsel).
Bolehkah membaca dzikir menggunakan aplikasi di ponsel?
Para ulama kontemporer membolehkan penggunaan aplikasi dzikir sebagai alat bantu, selama tidak membuka notifikasi atau konten lain yang bisa mengalihkan perhatian. Yang terpenting adalah konsentrasi dan kekhusyukan dalam berdzikir.

🤲 Penutup

Sholat adalah mi'raj seorang mukmin — pertemuan agung antara hamba dan Tuhannya. Setelah pertemuan seindah itu, sudah seharusnya kita tidak terburu-buru pergi begitu saja. Waktu setelah sholat adalah anugerah yang Allah berikan untuk kita maksimalkan dengan dzikir, doa, dan syukur.

Dari 7 kesalahan yang telah kita bahas, semoga kita dapat memperbaiki satu per satu dimulai dari sekarang. Jangan menunggu sempurna untuk memulai — mulailah dari yang termudah, dan tingkatkan secara konsisten. Allah SWT lebih mencintai amalan yang sedikit namun rutin daripada amalan yang banyak namun sesekali.

Rasulullah SAW bersabda dalam hadits yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim:

أَحَبُّ الأَعْمَالِ إِلَى اللَّهِ أَدْوَمُهَا وَإِنْ قَلَّ
Aḥabbul a'māli ilallāhi adwamuhā wa in qall
Artinya: "Amalan yang paling dicintai Allah adalah amalan yang paling terus-menerus dikerjakan meskipun sedikit." (HR. Bukhari No. 6465 & Muslim No. 783)

Untuk Keutamaan dzikir setelah sholat yang lengkap dan sesuai sunnah, kunjungi: 👉 Keutamaan Dzikir Setelah Sholat Wajib + Dalil Hadits Shahih

0 Response to "Kesalahan Setelah Sholat yang Sering Dilakukan (Nomor 3 Paling Banyak!)"

Posting Komentar