📋 Daftar Isi
- Mengapa Setelah Sholat Itu Penting?
- Kesalahan #1: Langsung Berdiri & Pergi
- Kesalahan #2: Tidak Membaca Dzikir Sesuai Sunnah
- Kesalahan #3: Tidak Membaca Ayat Kursi ⚡ TERBANYAK
- Kesalahan #4: Terburu-buru Saat Berdoa
- Kesalahan #5: Langsung Bermain Ponsel
- Kesalahan #6: Meninggalkan Sholat Sunnah Rawatib
- Kesalahan #7: Bicara Duniawi Sebelum Selesai Dzikir
- Cara Memperbaiki Kebiasaan Setelah Sholat
- FAQ
- Penutup
Mengapa Waktu Setelah Sholat Itu Sangat Penting?
Dalam Islam, setiap ibadah memiliki adab dan tata cara yang sempurna — termasuk apa yang dilakukan setelah sholat selesai. Para ulama menjelaskan bahwa waktu tepat setelah sholat adalah momen di mana seorang hamba masih berada dalam keadaan paling suci dan dekat dengan Allah SWT. Hati masih khusyuk, anggota badan masih dalam posisi ibadah, dan pintu langit seolah terbuka lebar untuk menerima doa dan dzikir.
Rasulullah SAW bersabda dalam hadits yang diriwayatkan Imam Ahmad:
Momen setelah sholat adalah kelanjutan langsung dari kedekatan itu. Sayangnya, banyak Muslim yang justru mengabaikan waktu berharga ini dengan melakukan berbagai kesalahan — baik karena tidak tahu, terlupa, atau terbawa kebiasaan buruk. Mari kita bahas satu per satu.
7 Kesalahan Setelah Sholat yang Sering Dilakukan
Ini adalah kesalahan pertama dan paling mendasar. Banyak orang, begitu mengucapkan salam kanan dan kiri, langsung berdiri, melipat sajadah, dan pergi begitu saja — seolah-olah sholat hanyalah ritual yang harus segera diselesaikan lalu dilupakan.
Padahal, Rasulullah SAW tidak pernah langsung beranjak setelah salam. Beliau selalu duduk sejenak untuk berdzikir, membaca istighfar, dan berdoa. Kebiasaan ini diabadikan dalam banyak hadits shahih, di antaranya:
HR. Muslim No. 591Sebagian Muslim memang berdzikir setelah sholat, namun tidak menggunakan bacaan yang sesuai dengan sunnah Rasulullah SAW. Ada yang hanya membaca sholawat berkali-kali, ada yang membaca doa-doa yang tidak ada tuntunannya, atau bahkan membaca dzikir dengan cara yang tidak benar.
Padahal, Rasulullah SAW secara spesifik mengajarkan bacaan-bacaan tertentu. Beliau bersabda dalam hadits yang diriwayatkan Imam Muslim:
HR. Muslim No. 597Tiga bacaan inti yang wajib diketahui:
Inilah kesalahan nomor 3 yang hampir semua orang melakukannya. Membaca Ayat Kursi setelah sholat fardhu adalah salah satu amalan yang memiliki keutamaan paling dahsyat dalam Islam — namun sayangnya paling sering diabaikan.
Rasulullah SAW menyebutkan keutamaan yang luar biasa bagi siapa saja yang rutin membaca Ayat Kursi setelah setiap sholat wajib. Hadits ini diriwayatkan oleh An-Nasa'i dan dishahihkan oleh Ibnu Hibban:
HR. An-Nasa'i — Shahih (Ibnu Hibban)Bayangkan: cukup satu ayat pendek setelah setiap sholat, dan kita mendapat jaminan surga dari Rasulullah SAW! Namun ironinya, kebanyakan orang justru melewati momen ini begitu saja. Inilah mengapa kesalahan nomor 3 ini adalah yang paling banyak dan paling disayangkan.
Berikut adalah Ayat Kursi (QS. Al-Baqarah: 255) yang wajib dibaca setelah setiap sholat fardhu:
Sebagian orang memang masih berdoa setelah sholat, namun dilakukan dengan sangat terburu-buru seolah doa adalah formalitas semata. Bibir bergerak cepat membaca hafalan, namun hati dan pikiran sudah jauh mengembara ke urusan dunia.
Rasulullah SAW memperingatkan kondisi ini. Beliau bersabda dalam hadits yang diriwayatkan Abu Dawud:
HR. Abu Dawud No. 1480 — Hasan ShahihDi era digital ini, kesalahan nomor 5 menjadi semakin umum. Begitu salam terucap, tangan sudah refleks meraih ponsel — mengecek notifikasi WhatsApp, membuka Instagram, atau scrolling media sosial. Ini adalah salah satu jebakan zaman yang paling berbahaya bagi kualitas ibadah.
Rasulullah SAW mengajarkan bahwa sholat bukan hanya soal gerakan fisik, tetapi tentang menjaga kesinambungan koneksi dengan Allah. Langsung bermain ponsel setelah sholat memutus koneksi itu secara instan dan brutal.
Allah SWT berfirman dalam Surah Al-Munafiqun ayat 9:
Sholat sunnah rawatib adalah sholat sunnah yang mengiringi sholat fardhu — baik sebelum (qabliyah) maupun setelah (ba'diyah). Meninggalkan sholat sunnah ini secara terus-menerus adalah kesalahan besar yang merugikan diri sendiri.
Rasulullah SAW bersabda tentang keutamaan sholat sunnah rawatib dalam hadits yang diriwayatkan Imam Muslim:
HR. Muslim No. 728Dua belas rakaat sunnah rawatib tersebut adalah: 2 rakaat sebelum Subuh, 4 rakaat sebelum Dzuhur, 2 rakaat sesudah Dzuhur, 2 rakaat sesudah Maghrib, dan 2 rakaat sesudah Isya.
Kesalahan terakhir namun tidak kalah penting: banyak orang yang memotong dzikir di tengah-tengah karena tiba-tiba berbicara urusan dunia kepada orang di sebelahnya, atau menjawab panggilan yang tidak mendesak. Ini memecah konsentrasi dan mengurangi kualitas dzikir secara drastis.
Allah SWT dalam Surah Al-A'raf ayat 205 berfirman tentang cara berdzikir yang benar:
Cara Memperbaiki Kebiasaan Setelah Sholat
Mengetahui kesalahan saja tidak cukup — yang terpenting adalah mengambil langkah nyata untuk memperbaikinya. Berikut adalah panduan praktis yang bisa langsung diterapkan mulai dari sholat berikutnya:
1. Susun Urutan Dzikir yang Baku
Buat catatan kecil atau simpan screenshot urutan dzikir setelah sholat yang sesuai sunnah. Letakkan di dekat sajadah sehingga mudah dilihat. Lakukan berulang hingga hafal dan menjadi kebiasaan otomatis.
2. Alokasikan Waktu Khusus Setelah Sholat
Anggaplah 5–10 menit setelah sholat sebagai "waktu yang sudah terpesan" untuk Allah. Tidak boleh diganggu oleh apapun kecuali keadaan darurat. Disiplin ini akan mengubah kualitas sholat dan dzikir secara signifikan.
3. Mulai dari Yang Paling Penting
Jika merasa berat melakukan semua dzikir sekaligus, mulailah dari yang terpenting terlebih dahulu: istighfar 3x → Ayat Kursi → Tasbih 33x, Tahmid 33x, Takbir 33x → Lailahaillallah. Setelah terbiasa, tambahkan dzikir-dzikir lainnya sedikit demi sedikit.
4. Ajak Keluarga dan Lingkungan Sekitar
Perubahan kebiasaan lebih mudah dilakukan ketika ada dukungan dari lingkungan. Ajak pasangan, anak-anak, atau teman-teman untuk sama-sama memperbaiki kebiasaan setelah sholat. Saling mengingatkan adalah bagian dari dakwah yang mulia.
5. Gunakan Panduan Dzikir yang Shahih
Pastikan sumber dzikir yang digunakan bersumber dari hadits-hadits yang sahih dan terpercaya. Untuk panduan lengkap bacaan dzikir setelah sholat yang sesuai sunnah, kunjungi artikel berikut:
FAQ: Pertanyaan Seputar Kesalahan Setelah Sholat
🤲 Penutup
Sholat adalah mi'raj seorang mukmin — pertemuan agung antara hamba dan Tuhannya. Setelah pertemuan seindah itu, sudah seharusnya kita tidak terburu-buru pergi begitu saja. Waktu setelah sholat adalah anugerah yang Allah berikan untuk kita maksimalkan dengan dzikir, doa, dan syukur.
Dari 7 kesalahan yang telah kita bahas, semoga kita dapat memperbaiki satu per satu dimulai dari sekarang. Jangan menunggu sempurna untuk memulai — mulailah dari yang termudah, dan tingkatkan secara konsisten. Allah SWT lebih mencintai amalan yang sedikit namun rutin daripada amalan yang banyak namun sesekali.
Rasulullah SAW bersabda dalam hadits yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim:
Untuk Keutamaan dzikir setelah sholat yang lengkap dan sesuai sunnah, kunjungi: 👉 Keutamaan Dzikir Setelah Sholat Wajib + Dalil Hadits Shahih
0 Response to "Kesalahan Setelah Sholat yang Sering Dilakukan (Nomor 3 Paling Banyak!)"
Posting Komentar