Setelah menunaikan sholat Dhuha, banyak orang langsung berdiri dan melanjutkan aktivitas pagi. Padahal, momen setelah sholat adalah waktu emas untuk berdzikir dan bermunajat kepada Allah SWT. Di sinilah doa-doa lebih mudah dikabulkan, pintu rezeki lebih terbuka, dan keberkahan hari semakin sempurna.
Artikel ini menyajikan panduan lengkap dzikir setelah sholat Dhuha sesuai sunnah, mulai dari istigfar pembuka, tasbih-tahmid-tahlil-takbir, hauqalah, doa Dhuha yang masyhur, hingga sholawat penutup — semuanya disajikan lengkap dengan teks Arab (tebal & besar), latin, dan terjemahan artinya.
Insya Allah jika diamalkan dengan istiqomah setiap pagi, hidup akan dipenuhi keberkahan, rezeki diperlancar, dan jiwa semakin tenang. 🌿
Mengapa Dzikir Setelah Sholat Dhuha Sangat Dianjurkan?
Dzikir setelah sholat bukan sekadar tradisi — ia memiliki landasan yang kuat dalam Al-Qur'an dan Hadits. Allah SWT berfirman:
فَإِذَا قَضَيْتُمُ الصَّلَاةَ فَاذْكُرُوا اللَّهَ قِيَامًا وَقُعُودًا وَعَلَىٰ جُنُوبِكُمْ
Fa idzaa qadhaitumush-shalaata fadzkurullaaha qiyaaman wa qu'uudan wa 'alaa junuubikum.
Artinya: "Apabila kamu telah menyelesaikan sholat, maka berdzikirlah kepada Allah dalam keadaan berdiri, duduk, atau berbaring." (QS. An-Nisa': 103)
Rasulullah ﷺ juga bersabda tentang keutamaan dzikir setelah sholat:
مَنْ سَبَّحَ اللَّهَ فِي دُبُرِ كُلِّ صَلَاةٍ ثَلَاثًا وَثَلَاثِينَ، وَحَمِدَ اللَّهَ ثَلَاثًا وَثَلَاثِينَ، وَكَبَّرَ اللَّهَ ثَلَاثًا وَثَلَاثِينَ، فَتِلْكَ تِسْعَةٌ وَتِسْعُونَ، ثُمَّ قَالَ تَمَامَ الْمِائَةِ: لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ — غُفِرَتْ خَطَايَاهُ وَإِنْ كَانَتْ مِثْلَ زَبَدِ الْبَحْرِ
Man sabbahallaha fii duburi kulli shalaatin tsalaatsan wa tsalaatsiina, wa hamidallaha tsalaatsan wa tsalaatsiina, wa kabbarallaha tsalaatsan wa tsalaatsiina, fa tilka tis'atun wa tis'uun, tsumma qaala tamamal-mi'ah: Laa ilaaha illallaahu wahdahu laa syariika lah, lahul-mulku wa lahul-hamd wa huwa 'alaa kulli syai'in qadiir — ghufira khathayaahu wa in kaanat mitsla zabadil-bahr.
Artinya: "Barangsiapa membaca Subhanallah 33x, Alhamdulillah 33x, dan Allahu Akbar 33x setelah setiap sholat — itulah 99 — kemudian melengkapinya menjadi 100 dengan: Laa ilaaha illallaahu wahdahu laa syariika lah, lahul-mulku wa lahul-hamdu wa huwa 'alaa kulli syai'in qadiir — maka diampuni dosa-dosanya meskipun sebanyak buih di lautan." (HR. Muslim no. 597)
⭐ Keutamaan Dzikir Setelah Sholat Dhuha
- ✅ Diampuni dosa-dosa meskipun sebanyak buih di lautan
- ✅ Dilindungi dari gangguan setan sepanjang hari
- ✅ Dibukakan 12 pintu rezeki dari langit dan bumi
- ✅ Mendapat pahala setara memerdekakan 10 orang budak
- ✅ Hati menjadi tenang dan pikiran jernih menghadapi hari
- ✅ Dicatat sebagai ahli dzikir di sisi Allah SWT
Urutan Lengkap Dzikir Setelah Sholat Dhuha Sesuai Sunnah
💡 Catatan Penting: Setelah salam penutup sholat Dhuha, dianjurkan untuk tetap duduk menghadap kiblat dan tidak terburu-buru berdiri. Inilah momen paling mustajab untuk berdoa dan berdzikir.
Setelah salam, awali dengan memohon ampunan kepada Allah SWT. Istigfar membersihkan hati dari dosa dan membuka pintu rahmat Allah seluas-luasnya.
أَسْتَغْفِرُ اللَّهَ الْعَظِيمَ الَّذِي لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ وَأَتُوبُ إِلَيْهِ
Astaghfirullaahal-'azhiim, alladzii laa ilaaha illaa huwal-hayyul-qayyuumu wa atuubu ilaih.
Artinya: "Aku memohon ampun kepada Allah Yang Maha Agung, yang tiada Tuhan selain Dia, Yang Maha Hidup lagi Maha Berdiri sendiri, dan aku bertobat kepada-Nya." (HR. Abu Dawud, At-Tirmidzi)
📌 Keutamaan Istigfar
Rasulullah ﷺ bersabda: "Barangsiapa yang memperbanyak istigfar, niscaya Allah akan memberikan jalan keluar dari setiap kesusahannya, melapangkan setiap kesempitannya, dan memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka." (HR. Abu Dawud no. 1518)
Tasbih adalah pernyataan bahwa Allah SWT Maha Suci dari segala kekurangan dan kelemahan. Ini adalah dzikir paling utama dan paling dicintai Allah.
سُبْحَانَ اللَّهِ
Subhaanallaah.
Artinya: "Maha Suci Allah." — Dibaca 33 kali
Rasulullah ﷺ bersabda: "Dua kalimat yang ringan di lisan, berat di timbangan (amal), dan dicintai oleh Allah Yang Maha Pengasih: Subhaanallaahi wa bihamdihi, Subhaanallaahil-'azhiim." (HR. Bukhari no. 6682, Muslim no. 2694)
سُبْحَانَ اللَّهِ وَبِحَمْدِهِ
Subhaanallaahi wa bihamdih.
Artinya: "Maha Suci Allah dan segala puji bagi-Nya."
Tahmid adalah ungkapan syukur dan pujian kepada Allah atas segala nikmat yang tak terhitung. Membacanya setelah sholat Dhuha di pagi hari merupakan bentuk rasa syukur atas nikmat kehidupan yang diberikan Allah.
اَلْحَمْدُ لِلَّهِ
Alhamdulilaah.
Artinya: "Segala puji hanya milik Allah." — Dibaca 33 kali
الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ حَمْدًا يُوَافِي نِعَمَهُ وَيُكَافِئُ مَزِيدَهُ
Alhamdu lillaahi rabbil-'aalamiina hamdan yuwaafii ni'amahu wa yukaafi'u maziidah.
Artinya: "Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam, dengan pujian yang sepadan dengan nikmat-Nya dan mencukupi tambahan-Nya."
Tahlil adalah kalimat paling mulia dalam Islam — pernyataan tauhid bahwa tiada Tuhan selain Allah. Membacanya 33 kali setelah sholat Dhuha memperkuat fondasi keimanan dan memberikan perlindungan dari syirik.
لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ
Laa ilaaha illallaah.
Artinya: "Tiada Tuhan selain Allah." — Dibaca 33 kali
"Perbaruilah iman kalian." Para sahabat bertanya, "Wahai Rasulullah, bagaimana kami memperbarui iman kami?" Beliau menjawab, "Perbanyaklah mengucapkan Laa ilaaha illallaah." (HR. Ahmad no. 8695, dishahihkan Al-Albani)
Takbir adalah pernyataan bahwa Allah Maha Besar dari segala sesuatu. Mengucapkannya 33 kali menanamkan kesadaran bahwa hanya Allah yang patut diagungkan, bukan jabatan, harta, atau manusia lainnya.
اَللَّهُ أَكْبَرُ
Allaahu akbar.
Artinya: "Allah Maha Besar." — Dibaca 33 kali
Setelah membaca tasbih, tahmid, tahlil, dan takbir (total 99 kali), sempurnakan menjadi 100 dengan membaca kalimat berikut. Inilah "penyempurna" yang disebutkan langsung oleh Rasulullah ﷺ dalam hadits shahih.
لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ
Laa ilaaha illallaahu wahdahu laa syariika lah, lahul-mulku wa lahul-hamdu wa huwa 'alaa kulli syai'in qadiir.
Artinya: "Tiada Tuhan selain Allah, Yang Maha Esa, tiada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya kerajaan, bagi-Nya segala pujian, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu." (HR. Muslim no. 597)
⭐ Luar Biasa!
Siapa yang membaca dzikir ini (99+1 = 100), maka diampuni semua dosanya meskipun sebanyak buih di lautan. Subhaanallah — betapa mudah dan betapa besarnya ampunan Allah!
Hauqalah adalah pernyataan bahwa tidak ada daya dan kekuatan kecuali hanya dari Allah. Membacanya setelah sholat Dhuha menguatkan tawakal dan menyerahkan seluruh urusan hari itu kepada Allah SWT.
لَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللَّهِ الْعَلِيِّ الْعَظِيمِ
Laa hawla wa laa quwwata illaa billaahil-'aliyyil-'azhiim.
Artinya: "Tiada daya dan tiada kekuatan melainkan hanya dengan pertolongan Allah Yang Maha Tinggi lagi Maha Agung."
"Hauqalah adalah harta simpanan dari harta-harta surga." (HR. Bukhari no. 6384, Muslim no. 2704) — Rasulullah ﷺ
Ayat Kursi adalah ayat paling agung dalam Al-Qur'an. Siapa yang membacanya setelah setiap sholat, maka tidak ada yang menghalanginya masuk surga kecuali kematian.
اللَّهُ لَا إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ ۚ لَا تَأْخُذُهُ سِنَةٌ وَلَا نَوْمٌ ۚ لَّهُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ ۗ مَن ذَا الَّذِي يَشْفَعُ عِندَهُ إِلَّا بِإِذْنِهِ ۚ يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ ۖ وَلَا يُحِيطُونَ بِشَيْءٍ مِّنْ عِلْمِهِ إِلَّا بِمَا شَاءَ ۚ وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ ۖ وَلَا يَئُودُهُ حِفْظُهُمَا ۚ وَهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيمُ
Allaahu laa ilaaha illaa huwal-hayyul-qayyuum. Laa ta'khudzuhu sinatun wa laa nawm. Lahuu maa fis-samaawaati wa maa fil-ardh. Man dzal-ladzii yasyfa'u 'indahuu illaa bi-idznih. Ya'lamu maa baina aydiihim wa maa khalfahum. Wa laa yuhiithuuna bisyai'im min 'ilmihii illaa bimaa syaa'. Wasi'a kursiyyuhus-samaawaati wal-ardh. Wa laa ya'uuduhuu hifzhuhumaa. Wa huwal-'aliyyul-'azhiim.
Artinya: "Allah, tidak ada Tuhan selain Dia, Yang Maha Hidup lagi terus-menerus mengurus (makhluk-Nya). Dia tidak dipengaruhi oleh kantuk dan tidak pula oleh tidur. Milik-Nyalah apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Tidak ada yang dapat memberi syafaat di sisi-Nya tanpa izin-Nya. Dia mengetahui apa yang ada di hadapan mereka dan apa yang ada di belakang mereka. Mereka tidak mengetahui sesuatu apa pun dari ilmu-Nya, kecuali apa yang Dia kehendaki. Kursi-Nya mencakup langit dan bumi. Memelihara keduanya tidak memberatkan-Nya. Dan Dia Maha Tinggi lagi Maha Agung." (QS. Al-Baqarah: 255)
⭐ Keutamaan Ayat Kursi Setelah Sholat
Rasulullah ﷺ bersabda: "Barangsiapa membaca Ayat Kursi setiap selesai sholat fardhu, maka tidak ada yang menghalanginya masuk surga selain kematian." (HR. An-Nasa'i, dishahihkan Al-Albani)
Inilah doa inti yang paling masyhur setelah sholat Dhuha. Doa ini memohon kepada Allah agar menurunkan rezeki dari langit, mengeluarkannya dari bumi, memudahkan yang sulit, menyucikan yang haram, dan mendekatkan yang jauh.
اللَّهُمَّ إِنَّ الضُّحَاءَ ضُحَاؤُكَ، وَالْبَهَاءَ بَهَاؤُكَ، وَالْجَمَالَ جَمَالُكَ، وَالْقُوَّةَ قُوَّتُكَ، وَالْقُدْرَةَ قُدْرَتُكَ، وَالْعِصْمَةَ عِصْمَتُكَ. اللَّهُمَّ إِنْ كَانَ رِزْقِيْ فِي السَّمَاءِ فَأَنْزِلْهُ، وَإِنْ كَانَ فِي الْأَرْضِ فَأَخْرِجْهُ، وَإِنْ كَانَ مُعْسِرًا فَيَسِّرْهُ، وَإِنْ كَانَ حَرَامًا فَطَهِّرْهُ، وَإِنْ كَانَ بَعِيدًا فَقَرِّبْهُ، بِحَقِّ ضُحَائِكَ وَبَهَائِكَ وَجَمَالِكَ وَقُوَّتِكَ وَقُدْرَتِكَ، آتِنِيْ مَا آتَيْتَ عِبَادَكَ الصَّالِحِيْنَ
Allaahumma innadh-dhuhaa-a dhuhaa-uka, wal-bahaa-a bahaa-uka, wal-jamaala jamaaluka, wal-quwwata quwwatuka, wal-qudrata qudratuka, wal-'ishmata 'ishmatuka. Allaahumma in kaana rizqii fis-samaa-i fa anzilhu, wa in kaana fil-ardhi fa akhrijhu, wa in kaana mu'siran fa yassirhu, wa in kaana haraaman fa thahhirhu, wa in kaana ba'iidan fa qarribhu, bihaqqi dhuhaa-ika wa bahaa-ika wa jamaalika wa quwwatika wa qudratika, aatinii maa aatayta 'ibaadakash-shaalihiin.
Artinya: "Ya Allah, sesungguhnya waktu Dhuha adalah waktu Dhuha-Mu, keagungan adalah keagungan-Mu, keindahan adalah keindahan-Mu, kekuatan adalah kekuatan-Mu, kekuasaan adalah kekuasaan-Mu, dan perlindungan adalah perlindungan-Mu. Ya Allah, jika rezekiku masih di langit, turunkanlah; jika ada di bumi, keluarkanlah; jika sulit, mudahkanlah; jika haram, sucikanlah; dan jika masih jauh, dekatkanlah — dengan kebenaran Dhuha-Mu, kekuasaan-Mu, keindahan-Mu, kekuatan-Mu, dan kekuasaan-Mu — berikanlah kepadaku apa yang Engkau berikan kepada hamba-hamba-Mu yang shalih."
Tutup rangkaian dzikir dengan sholawat kepada Nabi ﷺ. Sholawat adalah dzikir yang paling dicintai Allah, dan membacanya 10 kali setelah sholat Dhuha akan mendatangkan syafaat Rasulullah ﷺ.
اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ، كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ، إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ. اللَّهُمَّ بَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ، كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ، إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ
Allaahumma shalli 'alaa muhammadin wa 'alaa aali muhammad, kamaa shallayta 'alaa ibraahiima wa 'alaa aali ibraahiim, innaka hamiidun majiid. Allaahumma baarik 'alaa muhammadin wa 'alaa aali muhammad, kamaa baarakta 'alaa ibraahiima wa 'alaa aali ibraahiim, innaka hamiidun majiid.
Artinya: "Ya Allah, limpahkanlah rahmat kepada Nabi Muhammad dan keluarga Muhammad, sebagaimana Engkau telah melimpahkan rahmat kepada Ibrahim dan keluarga Ibrahim. Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Mulia. Ya Allah, berkahilah Muhammad dan keluarga Muhammad, sebagaimana Engkau telah memberkahi Ibrahim dan keluarga Ibrahim. Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Mulia." (HR. Bukhari no. 3370, Muslim no. 406)
"Barangsiapa membaca sholawat untukku satu kali, maka Allah akan melimpahkan rahmat untuknya sepuluh kali." (HR. Muslim no. 408) — Rasulullah ﷺ
Akhiri seluruh rangkaian dzikir dengan doa yang diajarkan Rasulullah ﷺ — memohon kebaikan dunia, akhirat, dan perlindungan dari azab neraka.
رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
Rabbanaa aatinaa fid-dunyaa hasanataw wa fil-aakhirati hasanataw wa qinaa 'adzaaban-naar.
Artinya: "Ya Tuhan kami, berikanlah kepada kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, serta lindungilah kami dari azab neraka." (QS. Al-Baqarah: 201)
Doa ini adalah doa yang paling sering dibaca Rasulullah ﷺ. Imam Ahmad meriwayatkan bahwa sahabat Anas bin Malik berkata, doa inilah yang paling banyak beliau panjatkan.
📋 Ringkasan Urutan Dzikir Setelah Sholat Dhuha
| No. |
Dzikir / Doa |
Bacaan Singkat |
Jumlah |
| 1 | Istigfar | Astaghfirullahal-'azhiim... | 3x |
| 2 | Tasbih | Subhaanallaah | 33x |
| 3 | Tahmid | Alhamdulillaah | 33x |
| 4 | Tahlil | Laa ilaaha illallaah | 33x |
| 5 | Takbir | Allaahu Akbar | 33x |
| 6 | Penyempurna 100 | Laa ilaaha illallaahu wahdahu... | 1x |
| 7 | Hauqalah | Laa hawla wa laa quwwata... | 1x |
| 8 | Ayat Kursi | Allaahu laa ilaaha illaa huwal-hayyul-qayyuum... | 1x |
| 9 | Doa Dhuha | Allaahumma innadh-dhuhaa-a... | 1x |
| 10 | Sholawat Ibrahimiyyah | Allaahumma shalli 'alaa Muhammad... | 10x |
| 11 | Doa Penutup | Rabbanaa aatinaa fid-dunyaa... | 1x |
💡 Tips Istiqomah Mengamalkan Dzikir Setelah Sholat Dhuha
- Jangan langsung berdiri setelah salam — duduk sejenak adalah sunnah yang sangat dianjurkan
- Gunakan tasbih (biji-bijian atau digital) untuk menghitung agar fokus tidak terganggu
- Pahami makna setiap dzikir — ini akan membuat hati lebih hadir dan khusyu'
- Mulai dari yang mudah — jika belum hafal semua, cukup istigfar + tasbih-tahmid-tahlil-takbir + doa Dhuha dulu
- Konsisten meski singkat — 5-10 menit dzikir setiap pagi lebih baik dari dzikir panjang yang tidak teratur
- Matikan notifikasi HP selama berdzikir agar konsentrasi tidak terpecah
❓ Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)
Apakah ada dzikir khusus setelah sholat Dhuha yang berbeda dari sholat lain?
Secara spesifik, dzikir yang khusus setelah sholat Dhuha adalah Doa Sholat Dhuha (Allaahumma innadh-dhuhaa-a...). Sedangkan dzikir lainnya seperti istigfar, tasbih, tahmid, tahlil, takbir, hauqalah, dan Ayat Kursi adalah dzikir umum setelah sholat yang berlaku untuk semua sholat — dan sangat dianjurkan juga dibaca setelah Dhuha.
Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mengamalkan semua dzikir ini?
Jika dibaca dengan tartil dan penghayatan, seluruh rangkaian dzikir di atas membutuhkan waktu sekitar 10-15 menit. Ini adalah waktu yang sangat singkat dibanding manfaat dan pahala yang tak ternilai yang Allah janjikan.
Apakah boleh membaca dzikir setelah sholat Dhuha dalam bahasa Indonesia?
Untuk dzikir yang sudah ditetapkan lafadznya (ma'tsur), seperti tasbih, tahmid, tahlil, takbir, dan doa Dhuha, sebaiknya tetap menggunakan bahasa Arab sesuai yang diajarkan Rasulullah ﷺ. Namun untuk doa tambahan dan hajat pribadi, boleh menggunakan bahasa Indonesia agar lebih mudah dipahami dan dihayati.
Apakah dzikir harus dilakukan segera setelah salam atau boleh ditunda?
Yang paling utama adalah dzikir dilakukan segera setelah salam dalam posisi masih duduk di tempat sholat. Ini lebih afdhal karena posisi kita masih dalam suasana ibadah dan belum bercampur dengan urusan dunia. Namun jika ada kebutuhan mendesak, boleh dilanjutkan setelahnya.
Apa keutamaan membaca Ayat Kursi setelah sholat Dhuha?
Membaca Ayat Kursi setelah setiap sholat — termasuk Dhuha — membawa keutamaan luar biasa: tidak ada yang menghalangi masuk surga selain kematian (HR. An-Nasa'i, dishahihkan Al-Albani), mendapat perlindungan dari Allah hingga sholat berikutnya, dan dijauhkan dari gangguan setan.
📝 Kesimpulan
Dzikir setelah sholat Dhuha adalah amalan yang ringan dilakukan namun berat timbangannya di sisi Allah. Hanya dengan meluangkan 10-15 menit setiap pagi, kita bisa mendapatkan ampunan dosa sebanyak buih di lautan, perlindungan dari setan, kelancaran rezeki, ketenangan hati, dan insya Allah — tiket menuju surga.
Rangkaian dzikir yang sempurna dimulai dari istigfar sebagai pembuka, dilanjutkan dengan tasbih-tahmid-tahlil-takbir (33x masing-masing), kemudian hauqalah, Ayat Kursi, doa Dhuha, sholawat, dan ditutup dengan doa kebaikan dunia-akhirat.
Mulailah hari ini. Tidak perlu sempurna sejak awal — yang penting istiqomah. Sedikit demi sedikit, dengan niat yang ikhlas, insya Allah Allah akan membukakan keberkahan demi keberkahan dalam hidup kita.
اللَّهُمَّ اجْعَلْنَا مِنَ الذَّاكِرِينَ
Allaahummaj'alnaa minadz-dzaakiriin.
"Ya Allah, jadikanlah kami termasuk orang-orang yang banyak berdzikir." Aamiin.
0 Response to "Dzikir Setelah Sholat Dhuha Sesuai Sunnah — Lengkap Arab, Latin & Artinya (Amalkan Setiap Pagi!)"
Posting Komentar