Kesalahan Saat Sholat Dhuha yang Sering Dilakukan (Nomor 3 Paling Sering!)

kesalahan sholat dhuha

Sholat Dhuha adalah salah satu ibadah sunnah yang sangat dianjurkan dalam Islam. Keutamaannya luar biasa — mulai dari membuka pintu rezeki, mendatangkan keberkahan, hingga menjadi sedekah bagi seluruh sendi tubuh kita. Namun sayangnya, banyak Muslim yang tanpa sadar melakukan kesalahan saat mengerjakan sholat Dhuha, sehingga mengurangi kesempurnaan ibadah, bahkan berpotensi membuat sholat tidak sah.

Artikel ini membahas 10 kesalahan saat sholat Dhuha yang paling sering dilakukan, lengkap dengan dalil, penjelasan, dan cara memperbaikinya. Nomor 3 adalah kesalahan yang paling sering terjadi — pastikan kamu tidak melakukannya!

Keutamaan Sholat Dhuha dalam Al-Qur'an dan Hadits

Sebelum membahas kesalahan-kesalahannya, mari kita ingat kembali betapa agungnya keutamaan sholat Dhuha. Rasulullah ﷺ bersabda:

يُصْبِحُ عَلَى كُلِّ سُلَامَى مِنْ أَحَدِكُمْ صَدَقَةٌ، فَكُلُّ تَسْبِيحَةٍ صَدَقَةٌ، وَكُلُّ تَحْمِيدَةٍ صَدَقَةٌ، وَكُلُّ تَهْلِيلَةٍ صَدَقَةٌ، وَكُلُّ تَكْبِيرَةٍ صَدَقَةٌ، وَأَمْرٌ بِالْمَعْرُوفِ صَدَقَةٌ، وَنَهْيٌ عَنِ الْمُنْكَرِ صَدَقَةٌ، وَيُجْزِئُ مِنْ ذَلِكَ رَكْعَتَانِ يَرْكَعُهُمَا مِنَ الضُّحَى
Yushbihu 'alaa kulli sulaama min ahadikum shadaqah, fa kullu tasbiihatin shadaqah, wa kullu tahmiidatin shadaqah, wa kullu tahliilatin shadaqah, wa kullu takbiiratin shadaqah, wa amrun bil-ma'ruuf shadaqah, wa nahyun 'anil-munkar shadaqah, wa yujzi'u min dzaalika rak'ataani yarka'uhumaa minadh-dhuhaa.
Artinya: "Setiap sendi (tulang) dari salah seorang di antara kamu pada pagi hari harus dikeluarkan sedekahnya. Setiap tasbih adalah sedekah, setiap tahmid adalah sedekah, setiap tahlil adalah sedekah, setiap takbir adalah sedekah, menyuruh yang makruf adalah sedekah, mencegah yang mungkar adalah sedekah. Dan semua itu bisa dicukupi dengan dua rakaat yang dilakukan di waktu Dhuha." (HR. Muslim no. 720)

Begitu besarnya keutamaan sholat Dhuha, maka sudah seharusnya kita menunaikannya dengan cara yang benar dan menghindari berbagai kesalahan yang bisa mengurangi nilai ibadah ini.

Ringkasan 10 Kesalahan Sholat Dhuha

No.KesalahanDampak
1Niat tidak diucapkan / tidak dalam hatiSholat tidak sah
2Mengerjakan di waktu yang dilarangSholat tidak sah / makruh
3Terburu-buru dan tidak tuma'ninahSholat tidak sempurna / tidak sah
4Salah jumlah rakaat dan cara salamSholat perlu diulang
5Tidak membaca doa setelah sholatKehilangan keutamaan
6Mengerjakan di tempat yang tidak suciSholat tidak sah
7Pakaian tidak menutup aurat dengan sempurnaSholat tidak sah
8Tidak menjaga kekhusyu'anMengurangi pahala
9Tidak mengetahui bacaan sholat dengan benarMengurangi keabsahan
10Menganggap sholat Dhuha bisa kapan sajaWaktu terlewat / tidak sah

10 Kesalahan Saat Sholat Dhuha yang Harus Kamu Hindari

Kesalahan #1
1

Niat Tidak Benar atau Tidak Diniatkan Sama Sekali

Niat adalah rukun pertama dan paling fundamental dalam sholat. Banyak orang yang bingung tentang bagaimana seharusnya niat — apakah harus dilafalkan dengan lisan atau cukup di dalam hati?

Menurut jumhur ulama, niat tempatnya adalah di dalam hati. Melafalkan niat dengan lisan hukumnya sunnah (bukan wajib), dan ini hanya untuk membantu fokus hati. Kesalahan terjadi ketika seseorang sama sekali tidak meniatkan dalam hatinya bahwa ia sedang melaksanakan sholat Dhuha.

Bacaan Niat Sholat Dhuha:

أُصَلِّي سُنَّةَ الضُّحَى رَكْعَتَيْنِ لِلَّهِ تَعَالَى
Ushallii sunnatal-dhuhaa rak'ataini lillaahi ta'aalaa.
Artinya: "Saya niat sholat sunnah Dhuha dua rakaat karena Allah Ta'ala."

Solusi: Pastikan sebelum takbiratul ihram, hati sudah benar-benar berniat melaksanakan sholat Dhuha. Lafalkan niat dalam hati dengan penuh kesadaran.

Kesalahan #2
2

Mengerjakan Sholat Dhuha di Waktu yang Dilarang

Ini adalah kesalahan yang cukup krusial. Banyak orang berpikir sholat Dhuha bisa dikerjakan kapan saja di pagi hari. Padahal ada waktu-waktu yang dilarang (haram) untuk mengerjakan sholat.

⛔ Waktu Terlarang untuk Sholat:

  1. Saat matahari terbit hingga naik setinggi tombak (sekitar 15-20 menit setelah terbit)
  2. Saat matahari berada tepat di tengah langit (istiwa') — yakni sekitar 10-15 menit sebelum masuk waktu Dzuhur
  3. Saat matahari terbenam (tidak relevan untuk Dhuha, namun tetap perlu diketahui)

Rasulullah ﷺ bersabda:

ثَلَاثُ سَاعَاتٍ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ يَنْهَانَا أَنْ نُصَلِّيَ فِيهِنَّ، أَوْ أَنْ نَقْبُرَ فِيهِنَّ مَوْتَانَا: حِينَ تَطْلُعُ الشَّمْسُ بَازِغَةً حَتَّى تَرْتَفِعَ، وَحِينَ يَقُومُ قَائِمُ الظَّهِيرَةِ حَتَّى تَمِيلَ الشَّمْسُ، وَحِينَ تَضَيَّفُ الشَّمْسُ لِلْغُرُوبِ
Tsalaatsu saa'aatin kaana Rasulullahi ﷺ yanhaanaa an nushalliya fiihinna, aw an naqbura fiihinna mawtaanaa: hiina thathlu'ush-shamsu baazighatan hattaa tartafi'a, wa hiina yaquumu qaa'imuzh-zhahiirah hattaa tamiilash-shamsu, wa hiina tadhayyfash-shamsu lil-ghurub.
Artinya: "Ada tiga waktu di mana Rasulullah ﷺ melarang kami melaksanakan sholat atau menguburkan orang yang meninggal: saat matahari terbit hingga naik, saat matahari tepat di atas kepala hingga condong, dan saat matahari hendak terbenam." (HR. Muslim no. 831)

Waktu Sholat Dhuha yang Dibolehkan: Dimulai sekitar 15-20 menit setelah matahari terbit hingga sekitar 15 menit sebelum adzan Dzuhur. Waktu terbaik adalah saat ¼ siang (sekitar pukul 08.00–10.00 pagi).

🔥 Kesalahan #3 — PALING SERING TERJADI!
3

Terburu-buru dan Tidak Tuma'ninah

Inilah kesalahan nomor 3 yang menjadi PALING SERING dilakukan — bahkan oleh orang yang sudah bertahun-tahun mengerjakan sholat Dhuha. Karena sifat sholat Dhuha yang sunnah, banyak orang mengerjakannya dengan terburu-buru, terutama sebelum berangkat kerja atau aktivitas pagi lainnya.

Tuma'ninah adalah tenang dan diam sejenak dalam setiap gerakan sholat (minimal selama sekali membaca tasbih). Hukumnya adalah wajib (rukun sholat). Sholat yang tidak tuma'ninah bisa dianggap tidak sah!

Rasulullah ﷺ bersabda kepada seseorang yang sholatnya terburu-buru:

ارْجِعْ فَصَلِّ، فَإِنَّكَ لَمْ تُصَلِّ
Irji' fashalli, fa innaka lam tusholli.
Artinya: "Kembalilah dan sholatlah, karena sesungguhnya kamu belum sholat." (HR. Bukhari no. 757, Muslim no. 397)

Tanda-tanda Tidak Tuma'ninah:

  • Ruku' hanya sekilas, punggung belum lurus sudah berdiri lagi
  • I'tidal (berdiri setelah ruku') hanya sesaat tanpa berhenti
  • Sujud terlalu cepat, dahi belum benar-benar menyentuh lantai dengan tenang
  • Duduk di antara dua sujud hanya sekejap
  • Bacaan Al-Fatihah terburu-buru tanpa jelas

Solusi: Luangkan waktu minimal 5-7 menit untuk 2 rakaat sholat Dhuha. Ingat, kualitas jauh lebih penting daripada kecepatan. Sholat yang sah dengan tuma'ninah lebih baik dari sholat yang banyak tapi tidak sah.

Kesalahan #4
4

Salah Memahami Jumlah Rakaat dan Cara Salam

Kesalahan ini cukup banyak terjadi, terutama bagi yang masih baru belajar sholat Dhuha. Ada yang mengerjakan 4 rakaat sekaligus tanpa salam di tengah, ada yang bingung apakah salam di setiap 2 rakaat atau tidak.

Ketentuan yang benar:

  • Sholat Dhuha dikerjakan 2 rakaat salam, 2 rakaat salam (tidak boleh disambung tanpa salam)
  • Minimal 2 rakaat, maksimal 12 rakaat
  • Setiap 2 rakaat diselesaikan dengan salam, kemudian berniat lagi untuk 2 rakaat berikutnya
Rasulullah ﷺ bersabda: "Sholat malam (dan sholat sunnah) itu dua rakaat, dua rakaat." (HR. Bukhari no. 990, Muslim no. 749)

Jumlah rakaat yang disebutkan para ulama: 2 rakaat, 4 rakaat, 6 rakaat, 8 rakaat, hingga 12 rakaat — semuanya terdapat dalilnya dan boleh dikerjakan.

Kesalahan #5
5

Tidak Membaca Doa Setelah Sholat Dhuha

Setelah sholat Dhuha, sangat dianjurkan untuk membaca doa yang diajarkan Rasulullah ﷺ. Sayangnya banyak yang langsung berdiri dan melanjutkan aktivitas begitu salam, padahal doa setelah Dhuha memiliki keutamaan yang luar biasa.

Doa Sholat Dhuha:

اللَّهُمَّ إِنَّ الضُّحَاءَ ضُحَاؤُكَ، وَالْبَهَاءَ بَهَاؤُكَ، وَالْجَمَالَ جَمَالُكَ، وَالْقُوَّةَ قُوَّتُكَ، وَالْقُدْرَةَ قُدْرَتُكَ، وَالْعِصْمَةَ عِصْمَتُكَ. اللَّهُمَّ إِنْ كَانَ رِزْقِيْ فِي السَّمَاءِ فَأَنْزِلْهُ، وَإِنْ كَانَ فِي الأَرْضِ فَأَخْرِجْهُ، وَإِنْ كَانَ مُعْسِرًا فَيَسِّرْهُ، وَإِنْ كَانَ حَرَامًا فَطَهِّرْهُ، وَإِنْ كَانَ بَعِيدًا فَقَرِّبْهُ، بِحَقِّ ضُحَائِكَ وَبَهَائِكَ وَجَمَالِكَ وَقُوَّتِكَ وَقُدْرَتِكَ، آتِنِيْ مَا آتَيْتَ عِبَادَكَ الصَّالِحِيْنَ
Allaahumma innadh-dhuhaa-a dhuhaa-uka, wal-bahaa-a bahaa-uka, wal-jamaala jamaaluka, wal-quwwata quwwatuka, wal-qudrata qudratuka, wal-'ishmata 'ishmatuka. Allaahumma in kaana rizqii fis-samaa-i fa anzilhu, wa in kaana fil-ardhi fa akhrijhu, wa in kaana mu'siran fa yassirhu, wa in kaana haraaman fa thahhirhu, wa in kaana ba'iidan fa qarribhu, bihaqqi dhuhaa-ika wa bahaa-ika wa jamaalika wa quwwatika wa qudratika, aatinii maa aatayta 'ibaadakash-shaalihiin.
Artinya: "Ya Allah, sesungguhnya waktu Dhuha adalah waktu Dhuha-Mu, keagungan adalah keagungan-Mu, keindahan adalah keindahan-Mu, kekuatan adalah kekuatan-Mu, kekuasaan adalah kekuasaan-Mu, dan perlindungan adalah perlindungan-Mu. Ya Allah, jika rezekiku masih di langit, turunkanlah; jika di bumi, keluarkanlah; jika sulit, mudahkanlah; jika haram, sucikanlah; jika masih jauh, dekatkanlah — dengan kebenaran Dhuha-Mu, kekuasaan-Mu, dan keagungan-Mu, berikanlah kepadaku apa yang Engkau berikan kepada hamba-hamba-Mu yang shalih."
Kesalahan #6
6

Mengerjakan di Tempat yang Tidak Suci

Salah satu syarat sah sholat adalah sucinya tempat (dari najis). Kesalahan yang sering terjadi adalah sholat Dhuha dilakukan di karpet atau lantai yang tidak terjamin kesuciannya, misalnya di sudut ruangan yang jarang dibersihkan, di lantai yang terkena air najis, atau tanpa sajadah di tempat yang diragukan.

Solusi: Pastikan tempat yang digunakan untuk sholat suci dari najis. Gunakan sajadah bersih dan pastikan area sekitar juga bersih.

Kesalahan #7
7

Pakaian Tidak Menutup Aurat dengan Sempurna

Karena sholat Dhuha sering dilakukan di rumah secara santai, banyak yang mengerjakan sholat dalam kondisi pakaian yang tidak sempurna menutup aurat. Misalnya memakai celana pendek di atas lutut, kaos yang tembus pandang, atau bagi wanita tidak menutup rambut dengan sempurna.

  • Aurat laki-laki dalam sholat: Dari pusar hingga lutut (harus tertutup)
  • Aurat perempuan dalam sholat: Seluruh tubuh kecuali muka dan telapak tangan

Solusi: Siapkan pakaian sholat yang layak. Meski di rumah sendiri, tetap kenakan pakaian yang menutup aurat dengan sempurna sebelum memulai sholat.

Kesalahan #8
8

Tidak Menjaga Kekhusyu'an

Sholat tanpa khusyu' ibarat jasad tanpa ruh. Banyak yang mengerjakan sholat Dhuha sambil pikiran melayang ke mana-mana — memikirkan pekerjaan, rencana hari ini, bahkan bermain handphone sesaat sebelum takbir.

Allah SWT berfirman:

قَدْ أَفْلَحَ الْمُؤْمِنُونَ ۝ الَّذِينَ هُمْ فِي صَلَاتِهِمْ خَاشِعُونَ
Qad aflahal-mu'minuun. Alladziina hum fii shalaatihim khaashi'uun.
Artinya: "Sungguh beruntunglah orang-orang yang beriman. Yaitu orang-orang yang khusyu' dalam sholatnya." (QS. Al-Mu'minun: 1-2)

Tips Meningkatkan Khusyu':

  • Matikan atau jauhkan handphone sebelum sholat
  • Pahami makna setiap bacaan yang dilafalkan
  • Bayangkan kamu sedang menghadap langsung kepada Allah SWT
  • Pilih tempat yang tenang dan bersih
Kesalahan #9
9

Bacaan Sholat yang Kurang Tepat atau Terputus

Membaca Al-Fatihah adalah rukun sholat yang wajib di setiap rakaat. Kesalahan yang sering terjadi adalah membaca Al-Fatihah dengan terbata-bata, melewatkan satu ayat, atau tidak membaca dengan tartil (teratur).

Selain Al-Fatihah, bacaan surat pendek setelah Al-Fatihah juga dianjurkan. Untuk sholat Dhuha, beberapa surat yang biasa dibaca adalah:

  • Rakaat 1: Surat Asy-Syams (QS. 91)
  • Rakaat 2: Surat Adh-Dhuha (QS. 93)
  • Atau surat-surat pendek lainnya yang sudah dihafal

Solusi: Pelajari dan hafalkan bacaan sholat dengan benar. Tidak perlu tergesa-gesa. Bagi yang masih belajar, bacalah dengan perlahan dan tartil.

Kesalahan #10
10

Menganggap Sholat Dhuha Bisa Dilakukan Kapan Saja Tanpa Memperhatikan Waktu

Beberapa orang berpikir bisa mengerjakan sholat Dhuha di siang hari atau bahkan setelah matahari sudah di atas kepala. Padahal waktu Dhuha sangat spesifik dan terbatas.

⏰ Panduan Waktu Sholat Dhuha:

WaktuStatusKeterangan
Saat matahari terbit❌ HaramWaktu terlarang (istiwa')
15-20 menit setelah terbit✅ BolehAwal waktu Dhuha
Pukul 08.00 - 10.00⭐ TerbaikWaktu paling utama
Hingga 15 menit sebelum Dzuhur✅ BolehAkhir waktu Dhuha
Tepat tengah hari (istiwa')❌ HaramWaktu terlarang

Solusi: Tandai alarm di handphone untuk pengingat waktu Dhuha. Jadikan sholat Dhuha sebagai rutinitas pagi yang konsisten.

💡 Tips Agar Sholat Dhuha Lebih Sempurna

  1. Konsisten setiap hari — Amal yang dicintai Allah adalah yang rutin meskipun sedikit
  2. Niatkan dengan ikhlas — Bukan hanya karena ingin rezeki, tapi karena taat kepada Allah
  3. Pelajari makna bacaan — Ini akan membantu meningkatkan khusyu'
  4. Mulai dari 2 rakaat — Lebih baik 2 rakaat sempurna dari 8 rakaat terburu-buru
  5. Berdoa dengan sungguh-sungguh — Manfaatkan waktu setelah sholat untuk bermunajat

Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)

❓ Apakah sholat Dhuha boleh dilakukan hanya 2 rakaat?

Ya, sholat Dhuha minimal adalah 2 rakaat. Ini sudah cukup dan mendapatkan keutamaannya. Maksimalnya adalah 12 rakaat, dilakukan 2 rakaat salam.

❓ Bolehkah sholat Dhuha setelah subuh langsung?

Tidak boleh. Sholat Dhuha hanya boleh dimulai setelah matahari naik setinggi tombak, yakni sekitar 15-20 menit setelah matahari terbit. Mengerjakan sholat Dhuha tepat setelah subuh (sebelum matahari terbit) adalah salah kaprah yang harus dihindari.

❓ Apakah ada surat khusus yang harus dibaca saat sholat Dhuha?

Tidak ada kewajiban membaca surat tertentu. Namun dianjurkan membaca Surat Asy-Syams di rakaat pertama dan Surat Adh-Dhuha di rakaat kedua, atau surat-surat pendek lain yang sudah dihafal.

❓ Apakah sholat Dhuha harus dijamaah?

Tidak. Sholat Dhuha adalah sholat sunnah yang lebih utama dikerjakan secara sendiri (munfarid) di rumah, karena sholat sunnah di rumah lebih baik kecuali yang memang disyariatkan berjamaah.

📝 Kesimpulan

Sholat Dhuha adalah ibadah sunnah yang memiliki keutamaan luar biasa. Namun agar ibadah ini bernilai maksimal dan sah di sisi Allah SWT, kita harus menghindarkan diri dari berbagai kesalahan yang sering terjadi.

Dari 10 kesalahan yang telah dibahas, kesalahan nomor 3 — tidak tuma'ninah atau terburu-buru — adalah yang paling sering dilakukan. Hal ini bahkan bisa membuat sholat menjadi tidak sah!

Mulai hari ini, mari perbaiki kualitas sholat Dhuha kita. Lakukan dengan khusyu', tenang, dan sesuai dengan tuntunan Rasulullah ﷺ. Semoga Allah menerima setiap ibadah kita dan melimpahkan keberkahan rezeki dari pintu-pintu yang tidak disangka-sangka.

آمِيْنَ يَا رَبَّ الْعَالَمِيْنَ
Aamiin yaa Rabbal 'aalamiin.

0 Response to "Kesalahan Saat Sholat Dhuha yang Sering Dilakukan (Nomor 3 Paling Sering!)"

Posting Komentar